Menurut Goleman (2016), kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengenali perasaan diri sendiri dan orang lain, kemampuan memotivasi diri sendiri, dan kemampuan mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungan dengan orang lain.
Secara garis besar, kecakapan kecerdasan emosinal terbagi menjadi dua yaitu personal competencies (kecakapan pribadi) dan Social competencies (Kecakapan sosial). Pada personal competencies terdapat tiga aspek, yaitu self-awareness (Kesadaran diri), self-Management (Pengaturan diri), dan Motivation (Motivasi) sedangkan pada social competencies terdiri dari 2 aspek yaitu Empathy (Empati) dan Social Skills.
Personal competencies
Self-Awareness (Kesadaran Diri)
Aspek pertama yang harus kita sadari adalah berasal dari diri sendiri. Pada aspek ini, kita harus bisa mengetahui apa yang kita rasakan apakah kita suka, atau tidak suka. Kita juga harus mengenali emosi apa saja yang sedang kita rasakan dan apa efek atau dampak dari emosi tersebut. Selain itu, kita juga harus bisa mengetahui apa kelebihan atau kekuatan kita, kekurangan atau kelemahan kita serta batasan-batasan diri kita, dan yang terpenting adalah kita juga harus memiliki rasa kepercayaan diri atas harga diri dan kemampuan diri yang kita miliki.
Self-Management
Pada aspek ini, kita harus bisa mengelola emosi atau impuls pada diri sendiri sehingga dapat memberikan dampak positif. Kita juga harus jujur dan bertanggung jawab pada diri sendiri dan orang lain, serta dapat beradaptasi dengan baik dengan bersikap terbuka atas gagasan atau informasi-informasi baru.
Motivation
Dengan menggunakan hasrat atau dorongan yang ada pada diri kita, kita dapat mencapai sasaran atau target yang kita inginkan. Salah satu drive atau dorongan yang ada pada diri manusia adalah dorongan untuk berprestasi. Dorongan berprestasi dapat membuat diri kita menjadi lebih baik sehingga dapat memenuhi standar keberhasilan. Namun tentu saja, harus diiringi oleh komitmen, inisiatif dan optimisme.
Social competencies
Empathy
Empati adalah kesadaran terhadap perasaan, kebutuhan, dan kepentingan orang lain. Dengan berempati kita bisa memahami orang lain dengan lebih baik lagi, bahkan kita juga bisa mengembangkan kemampuan orang tersebut. Dengan berempati, kita juga bisa mengatasi keberagaman yang ada.
Social Skills
Aspek ini terkait dengan bagaimana kita berhubungan dengan orang lain. Dengan kita dapat menangani emosi dengan baik, cermat membaca lingkungan sekitar dan emosi atau perasaan orang lain kita dapat memiliki hubungan yang baik dengan orang lain sehingga kita dapat berinteraksi dengan lancar bahkan dapat mempengaruhi, memimpin, bermusyawarah, negosiasi dan bekerja sama dengan banyak orang.
Komentar
Posting Komentar